Semangat adalah pusat penggerak, yang membentuk kepribadian, dan yang
mengawasi organ-organ tubuh. Semangat merupakan bahan bakar jiwa dan
kekuatan yang berkobar-kobar, yang akan menggerakkan pemiliknya untuk
melompat cukup tinggi, dan memburu nilai-nilai kemuliaan. Semangat yang
besar akan mendatangkan _ dengan izin Allah _ kebaikan yang tak
terhingga. Karna dengan begitu Anda bisa naik pada tangga
kesempurnaan,urat nadi Anda teraliri darah kesatria,dan Anda terdorong
kewilayah ilmu dan amal. Semua orang melihat Anda berdiri di semua
pintu kemuliaan, dan tangan Anda selalu terulur untuk hal-hal penting.
Ada selalu terlibat dalam perburuan bersama mereka yang juga memburu
nilai-nilai keutamaan, tidak pernah puas dengan tingkatan yang rendah,
tidak pernah berhenti meski telah sampai bata, dan tidak pernah puas
dengan yang sedikit.
Dengan menghiasi diri semangat yang
besar, maka semua cita-cita dan perbuatan-perbuatan yang tidak berharga
akan tersingkirkan dengan sendirinya. Dengannya pula, Pohon yang
menghasilkan kehinaan dan kerendahan akan tercabut dengan sendirinya.
Seorang yang memiliki semangat besar dan jiwa tegar, tidak pernah gentar
menghadapi keadaan yang bagai manapun. Sedangkan orang yang kehilangan
semangat akan mudah gentar, dan dengan argumentasi yang lemah saja
mulutnya sudah terkunci.
Tapi jangan salah, jangan
mencampuradukan antara semangat yang besar dengan kesombongan. Keduanya
tidak sama, seperti langit yang mengandung hujan dan bumi yang mempunyai
tumbuh-tumbuhan. Semangat yang besar adalah mahkota di dalam hati
seorang yang merda. Dia selalu berusaha untuk mencapai kesucian dan
menjadi lebih baik. Dengan semangat yang besar orang akan menyesali
setiap kesempatan yang hilang untuk berbuat baik. Dia selalu rindu dan
haus untuk bisa mencapai tujuan dan target.
Semangat
yang menyala adalah hiasan para pewaris nabi. Sedangkan kesombongan
adalah virus yang menjangkiti para tiran yang keji.
Dengan
semangat besar,orang akan terdorong kederajat yang lebih tinggi.
Sedangkan kesombongan akan menjatuhkannya kejurang kehinaan. Wahai
penuntut ilmu, tanamkan semangat besar itu didalam diri Anda, dan jangan
berpaling darinya. Islam telah mengisarakannya dalam masalah -masalah
fiqhiyyah yang sering Anda temukan dalam hidup sehari . Yaitu fiqhiyyah
yang mengingatkan agar Anda memamfaatkannya dengan sebaik-baiknya.
Misalnya tayammum itu boleh bagi seseorang yang sedang kesulitan
mendapatkan air dan tidak di haruskan membeli air untuk wudhu.
Sebenarnya kasus seperti itu harus dipahami sebagai anugrah yang bisa
didapatkan dari semangat yang menyala-nya . Dan, masih banyak lagi
contoh-contoh lain dengan pola yang sama.
#SEMANGAT ITU LAKSANA MATAHARI YANG MENGATAKAN CINTANYA.
DAN PURNAMA YANG MENGUKIRKAN HURUF-HURUF DALAM CAHAYANYA.#
Sumgguh, Allah sangat memperhatikan semangat. Hunuslah pedang semangat itu untuk menebas pedihnya kehidupan.
#Adalah kesungguhan hingga mata yang satu melampaui yang lain,
dan hari yang satu menjadi pemimpin hari yang lain.#
Tidak ada komentar:
Posting Komentar